Nama Sastrawan Beserta Karya Sastranya

 

1.      Simorangkir

Karyanya adalah Pelajaran hukum Indonesia (1961), Kesusasteraan Indonesia / oleh B. Simorangkir dan Simanjuntak (1965), Seluk beluk bank komersial (1988),

2.      Sabaruddin Ahmad

Karya nya adalah Sari Paramasa Sastra Indonesia (1953), Seluk Beluk Bahasa Indonesia (1949), Kesusastraan Minang Klasik dan hubungannya dengan kesusastraan Indonesia (1921), Pembinaan bahasa hukum Indonesia(1979), Pengantar sastera indonesia (1952), Seluk-Beluk Bahasa Indonesia (1949), Gaja bahasa indonesia (1959), Latihan bahasa Indonesia untuk sekolah-sekolah lanjutan atas (1955), Warna sari prosa dan puisi Indonesia (1954)

3.      JS. Badudu

Dalam usia 76 tahun saat ini Badudu tidak hanya aktif sebagai guru, dosen, penatar bahasa Indonesia, tetapi juga aktif sebagai penulis artikel tentang bahasa Indonesia di surat kabar dan majalah. Sejak tahun 1977 hingga 2016, ia menjadi penulis atau pengisi rubrik tentang pembinaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di majalah Intisari Jakarta. Keaktifan Badudu menulis buku-buku yang berisi tuntunan tentang penggunaan bahasa Indonesia untuk pelajar, mahasiswa, dan umum, dapat dibaca melalui karyanya:

1.        Pelik-Pelik Bahasa Indonesia

2.        Membina Bahasa Indonesia Baku (2 jilid)

3.        Bahasa Indonesia: Anda bertanya? Inilah jawabnya

4.        Ejaan Bahasa Indonesia

5.        Sari Kesusasteraan Indonesia untuk SMA (2 jilid)

6.        Buku dan Pengarang

7.        Belajar memahami Peribahasa (6 jiIid)

8.        Peribahasa

9.        Mari Membina Bahasa Indonesia Seragam (3 jilid)

10.    Penuntun Ujian Bahasa Indonesia untuk SMP (Catatan: Buku no. 7 s.d. 10 tidak diterbitkan lagi).

11.    Inilah Bahasa Indonesia Yang Benar II

 

Badudu juga pernah melakukan penelitian bahasa, antara lain:

1.    Morfologi Bahasa Indonesia Lisan (Pusat Bahasa)

2.    Morfologi Bahasa Indonesia Tulisan (Pusat Babasa)

3.    Perkembangan Puisi Indonesia Tahun 20-an hingga tahun 40-an (Pusat Bahasa)

4.    Buku Panduan Penulisan Tata Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Pertama (Pusat Bahasa)

5.    Bahasa Indonesia di Daerah Perbatasan Bogor—Jakarta (Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran Bandung).

Sebagai pakar bahasa yang sangat berpengalaman, Badudu juga telah menyusun beberapa kamus, antara lain:

1.   Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia, 1975

2.   Kamus Umum Bahasa Indonesia (Badudu — Zain), 2001

3.   Kamus Bahasa Indonesia untuk Pendidikan Dasar (sedang diselesaikan)

4.   Kamus Kata-Kata Serapan Asing dalam Bahasa Indonesia, 2003

 

4.      Usman E.

Karyanya adalah Sasterawan-sasterawan Indonesia (1953), Pengantar psikologi (1983), Ramayana (1940 terbit 1954), Sastera Indonesia (1954), Asas manajemen (2014),

5.      HB. Jassin

Julukannya adalah “Paus Sastra Indonesia”. Lahir 31 Juli 1917 di Gorontalo, Sulawesi Utara. Karya sastranya yang berupa puisi antara lain: Catrastophe, Lagu Orang Usiran, Kidung Malam, Angin Pagi, Mimpi, Kesasar di dalam Pikiran, Ciptakan Dunia Bahagia, Pembaruan Tekat, Selintas Kesan, Doa.

 

6.      Nugroho Notosusanto

Nugroho Notosusanto dilahirkan di Rembang, Jawa Tengah 15 Juli 1931, dan meninggal di Jakarta, 2 Juni 1985. Karya-karya sastrawan dan sejarawan yang pernah menjabat Rektor Universitas Indonesia (1982-85) dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (1983-85) ini antara lain: Hujan Kepagian (1958), Tiga Kota (1959), Rasa Sayang (1961), Hijau Tanahku Hijau Bajuku (1963), Norma-norma dasar Penelitian Sejarah Kontemporer (1978), Tentara Peta pada Zaman Pendudukan Jepang (1979), Sejarah dan Sejarawan, Tercapainya Konsesus Nasional 1966-1969 (1985), Sejarah Nasional Indonesa I-IV (bersama Marwati Djoened Poesponegoro), dan sejumlah karya terjemahan.

 

7.      Ajip Rosidi

Seorang sastrawan lahir di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, 31 Januari 1938. Karya sastranya adalah :

a.    Tahun-tahun Kematian (kumpulan cerpen, 1955)

b.    Ketemu di Jalan (kumpulan sajak bersama SM Ardan dan Sobron Aidit, 1956)

c.    Pesta (kumpulan sajak, 1956)

d.   Di Tengah Keluarga (kumpulan cerpen, 1956)

e.    Sebuah Rumah buat Haritua (kumpulan cerpen, 1957)

f.     Perjalanan Penganten (roman, 1958, sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Perancis oleh H. Chambert-Loir, 1976; Kroatia, 1978, dan Jepang oleh T. Kasuya, 1991)

g.    Cari Muatan (kumpulan sajak, 1959)

h.    Membicarakan Cerita Pendek Indonesia (1959)

i.      Surat Cinta Enday Rasidin (kumpulan sajak, 1960);

j.      Pertemuan Kembali (kumpulan cerpen, 1961)

k.    Kapankah Kesusasteraan Indonesia lahir? (1964; cetak ulang yang direvisi, 1985)

l.      Jante Arkidam jeung salikur sajak lianna (kumpulan sajak, bahasa Sunda, 1967);

m.  Jeram (kumpulan sajak, 1970);

n.    Jante Arkidam jeung salikur sajak lianna (kumpulan sajak, bahasa Sunda, 1967)

o.    Ikhtisar Sejarah Sastera Indonesia (1969)

p.    Ular dan Kabut (kumpulan sajak, 1973);

q.    Sajak Anak Matahari (kumpulan sajak, 1979,
seluruhnya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh T. Indoh, dan dimuat dalam majalah

r.     Fune dan Shin Nihon Bungaku (1981)

s.     Manusia Sunda (1984)

t.     Anak Tanahair (novel, 1985, terjemahkan ke dalam bahasa Jepang
oleh Funachi Megumi, 1989.

u.    Nama dan Makna (kumpulan sajak, 1988)

v.    Sunda Shigishi hi no yume (terjemahan bahasa Jepang
dari pilihan keempat kumpulan cerita pendek oleh T. Kasuya 1988)

w.  Puisi Indonesia Modern, Sebuah Pengantar (1988)

x.    Terkenang Topeng Cirebon (kumpulan sajak, 1993)

y.    Sastera dan Budaya: Kedaerahan dalam 1995)

z.    Mimpi Masasilam (kumpulan cerpen, 2000,
sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang)

aa. Masa Depan Budaya Daerah (2004)

bb.     Pantun Anak Ayam (kumpulan sajak, 2006)

cc. Korupsi dan Kebudayaan (2006)

dd.    Hidup Tanpa Ijazah, Yang Terekam dalam Kenangan (otobiografi, 2008)

Ajip juga menulis drama, cerita rakyat, cerita wayang, bacaan anak-anak, lelucon, dan memoar serta mengeditori beberapa bunga rampai :

1.    Akmal Nasery Basral

2.    Seputar Pembaruan Tentang Islam, co-editor (non-fiksi, 1990).

3.    Andai Ia Tahu: Kupas Tuntas Proses Pembuatan Film, penyunting pendamping (co-editor) (non-fiksi, 2003)

4.    Kisah Kasih Negeri Pengantin, co-writer (non-fiksi, 2005)

5.    Imperia, novel (2005)

6.    Ada Seseorang di Kepalaku Yang Bukan Aku, kumpulan cerpen (2006)

7.    Melodi Tanpa Do, skenario Film Televisi (FTV),
ditayangkan Indosiar (2006)

8.    Selasar Kenangan, penyunting penyelia, kumpulan cerpen mailing list Apresiasi Sastra (2006)

Nagabonar Jadi 2, novel adaptasi (2007)

Komentar