"AGAR-AGAR DAUPISKER (AGAR-AGAR DAUN PISANG KERING)" SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN DAUN POHON PISANG

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.  Latar Belakang

Dunia usaha Indonesia masih kurang diminati oleh masyarakat. Melihat persentase warga yang memilih untuk berwirausaha hanya sebesar 4% dari seluruh warga negaranya. Bahkan sebagian tenaga kerja produktif masih banyak  yang menganggur baik dengan maupun tanpa alasan. Masih banyak tenaga kerja yang lebih memilih untuk menjadi toko karyawan dibandingkan dengan menciptakan peluang kerja yang masih menganggur dan tidak mau berwirausaha adalah karena kurangnya modal dan kurangnya keahlian.

Salah satu peluang berwirausaha adalah dengan membuat oleh-oleh khas purworejo yaitu daun pohon pisang yang hanya terpakai sebagai pembukus mkakan, sekarang bisa dijadikan bahan utama pembuatan makanan yang sehat dan lezat, bahan ini mudah di temukan dan melimpah banyak di desa sumbersari, inilah saatnya merupakan upaya kita sebagai mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo untuk memanfaat semua komponen pohon pisang yang tidak hanya diambil buah dan daun sebagai pembukus makanan, tetapi juga memanfaatkan kembali daun pisang itu sebagai bahan dasar utama pengelolahan makanan.

        

1.2.  Perumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang akan diterapkan antara lain, sebagai berikut :

1.      Bagaimana cara proses pembuatan daun pisang kering menjadi, agar-agar daupisker.

2.      Bagaimana strategi pemasaran produk agar-agar daupisker, agar terkenal di Indonesia.

3.      Bagaimana meningkatkan minat mahasiswa untuk memiliki jiwa enterpreneurship.

4.      Apa saja fungsi dari pembuatan produk agar-agar daupisker.

 

1.3.  Tujuan Kegiatan

Tujuan dari program kreativitas mahasiswa kewirausahaan antara lain:

1.      Memproduksi dan memasarkan produk modern sehingga mampu berdaya guna dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama di wilayah Kabupaten Purworejo dan sampai ke provinsi-provinsi yang ada di indonesia.

2.      Membuka peluang bisnis produk agar-agar daupisker di pasaran.

3.      Menciptakan lapangan usaha bagi mahasiswa dan masyarakat yang ada di wilayah seluruh Indonesia.

 

1.4.  Luaran Yang Diharapkan

Dengan adanya program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahan ini diharapkan dapat diperoleh luaran sebagai berikut:

1.        Terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat/mahasiswa.

2.        Masyarakat dapat mengoptimalkan kualitas daun pisang yang awalnya digunakan sebagai pembukus makanan sekarang menjadi bahan dasarnya untuk pembuatan agar-agar.

3.        Makanan agar-agar daupisker bermanfaat untuk meredahkan sakit tenggoroka  dan.

 

1.5.  Kegunaan Kegiatan

1.      Bagi Mahasiswa

Meningkatkan minat mahasiswa membuat Program Kreativitas Mahasiswa di kalangan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Purworejo dan meningkatkan pikiran ilmiah mahasiswa untuk menemukan ide-ide kreatif yang berguna untuk membuka lapangan      usaha.

2.      Bagi Masyarakat

Diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan merangsang usaha berskala kecil dan menengah yang berbasis rumah tangga, menyerap pengangguran dan menggerakkan sektor riil masyarakat.

3.      Bagi Pemerintah Daerah

Dapat memperkuat perekonomian daerah karena warga telah memiliki usaha dan penghasilan yang cukup sehingga tidak membutuhkan lagi dana bantuan pemerintah untuk kehidupan sehari-hari maka pendapatan daerah dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan atau fasilitas umum dan layanan kesehatan.


BAB II

GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

 

2.1. Kondisi Lingkungan

Sebagai awal dari pendirian suatu usaha hal yang pertama dilakukan adalah melakukan pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar kita. Tujuan dari pengamatan tersebut untuk mencari peluang usaha yang sekiranya bisa berkembang dengan baik kedepannya. Dari lingkungan sekitar didapatkan bahwa agar-agar daupisker hanya berbahan dasar dari daun pohon pisang hal ini akan sangat mungkin mendorong berkembangnya usaha agar-agar daupisker dengan bervariasi bahan dasar yang semula terbuat dari daun pohon pisang diubah menjadi makanan modern yang kaya akan manfaat kesehatan dan mengandung nilai gizi tinggi.

 

2.2. Sumber Bahan Baku

Dalam pendirian usaha ini, sumber bahan baku utama adalah daun pisang dan agar tanpa rasa(original), serta campuran susu sebagai pelengkap rasa manis sehingga tidak menghilangkan khas dari daun pisang. Kedua bahan utama ini sangat mudah ditemukan karena tanaman pohon pisang ini mudah tumbuh dimana saja sehingga dalam pengembangan usaha ini kita tidak akan mengalami kesulitan untuk mencari sumber bahan bakunya. Pemanfaatan daun pohon pisang sebagai bahan baku pembuatan agar-agar daupisker yang dapat ditemukan di daerah kabupaten Purworejo terutama di sumbersari.

 

2.3. Peluang Pasar

Daun pohon pisang merupakan salah satu tumbuhan yang tumbuh melimpah di Indonesia. Salah satu yang sangat perlu diperhitungkan dalam mempersiapkan bisnis adalah sebesar apakah permintaan terhadap produk tersebut. Agar-agar daupisker khad Purworejo yang berbahan dasar dari tanaman daun pohon pisang yang berbeda dengan biasanya, hal ini tentunya menarik untuk menjadi sebuah terobosan produk makanan terbaru dalam pasar pangan masyarakat, sehingga kemungkinan besar permintaan masyarakat tinggi terhadap agar-agar daupisker khas Purworejo.

Untuk menjadikan agar-agar daupisker selain enak rasanya, sehingga di sukai banyak orang, agar-agar daupisker sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Oleh karena itu target pasar kami adalah semua kalangan baik usia tua maupun muda, pelajar, karyawan, dan mahasiswa, dimana mulanya daun pohon pisang sebagai pembukus makan, sekarang bisa menjadi makanan yang sehat dan lezat, serta dapat dikonsumsi masyarakat Indonesia semua umur dan semua kelas tanpa membedakan strata sosial. Untuk merelasasikannya, maka kami menentukan lokasi penjualan yang nantinya haruslah berdekatan dengan tempat keramaian dan sering di lalui atau menjadi akses bagi orang banyak.

 

2.4. Analisis Ekonomi

Secara sederhana, bisnis ini dapat dihitung dengan cara :

Biaya investasi peralatan

Jumlah total harga peralatan Rp. 1.824.000

Peralatan dapat di gunakan minimal tiga tahun. Jika satu minggu di produksi dilakukan lima kali, maka dalam tiga tahun sebanyak = 5 x 4 minggu x 36 bulan = 720 kali produksi. Sehingga biaya investasi adalah Rp. 1.824.000 : 720 = Rp 2,533,33333 per satu kali produksi di bulatkan menjadi           Rp. 2.500,-

         

Biaya Operasional

Jumlah total harga bahan Rp. 1.301.000

Penyusutan bahan dasar pembuatan Agar-agar daupisker ini adalah daun pohon pisang dan penyedap sebesar 5 kg untuk daun pisang dan 42 kg untuk penyedap dan lain 30 set sehingga dari komposisisi bahan tersebut dapat di peroleh 20 x 5 x 4 x 5 = 2000 /pack dengan berat bersih per packnya sebesar 10 gram. Harga dasar penjualan agar-agar daupisker ini adalah Rp. 1.500,-.

Jadi hasil penjualan Rp. 2.000 x Rp 1.500 = Rp. 3.000.000

Secara sederhana, modal kerja per produksi adalah (biaya investasi + biaya

Operasional) = Rp. 2.500 (5x4x5) + Rp. 1.301.000 = Rp. 250.000 + Rp. 1.301.000 = Rp. 1.751.000,- keuntungan dalam setiap produksi adalah Penjualan – modal kerja = Rp. 3.000.000 – Rp. 1.301.000 = Rp. 1.699.000 (keuntungan dalam 5 bulan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

METODE PELAKSANAAN

 

Metode yang dilakukan untuk melaksanakan program kewirausahaan ini adalah:

1.1.  Persiapan

Pada tahap persiapan pembuatan agar-agar daupisker yang bahannya dari daun pohon pisang sekarang bisa menjadi makanan modern yang menarik dan kreasi terbaru untuk produk khas purworejo, penulis mempersiapkan alat serta bahan yang dibutuhkan. Dengan cara survey minat konsumen dan perencanaan inovasi lebih lanjut serta melakukan studi kelayakan usaha.

a.       Alat :

1.      Baskom

2.      Panci Email

3.      Kompor Gas

4.      Tabung Gas

5.      Pisau

6.      Telenan

7.      Spatula aluminium

8.      Etalase Penjualan

9.      Pengaduk plastik

10.   Cup plastik

11.  Saringan

b.      Bahan

1.      Daun Pisang secukupnya

2.      Gula Pasir (2 kg)

3.      Garam secukupnya

4.      Agar-agar tanpa rasa (2 kotak)

5.      Misis

6.      Susu

7.      Vanili

1.2.  Pembelian Bahan Baku     

      Pembelian bahan baku agar-agar daupisker dengan cara membeli bahan yang sudah dipersiapkan diawal.

 

1.3.  Langkah-Langkah Pembuatan Agar-agar Daupisker

a.       Siapkan alat dan bahan

b.      Ambil daun pisang yang sudah tua, yang berwarna coklat

c.       Cuci bersih daun pisang yang sudah dikeringkan

d.      Daun pisang kering direbus selama 10 menit

e.       Dinginkan dan saring 4 x air rebus daun pisang

f.       Setelah disaring rebus kembali air

g.      Masukkan bubuk agar - agar

h.      Tambahkan gula pasir sesuai selera

i.        Aduk - aduk hingga merata

j.        Masukan kedalam cetakan

k.      Tunggu hingga mengental

l.        Agar - agar siap di makan

 

1.4.  Sosialisasi dan Promosi

Sosialisasi dan promosi dimaksudkan untuk memperkenalkan agar-agar daupisker yang merupakan produk terbaru yang menarik. Sosialisasi diadakan secara khusus untuk masyarakat dari satu tempat (desa/kecamatan) ke tempat yang lain, atau melalui pameran. Selain itu, promosi dapat dilakukan dengan cara pengenalan produk khas Purworejo pada acara pertemuan rutin antar desa dalam forum PKK, Dawis dan Karang Taruna. Adapun untuk pengenalan produk ini kepada masyarakat kami awali di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo yaitu dengan memberi sampel produk kepada mahasiswa di sekitar kampus, selanjutnya kami akan berusaha menyiapkan fasilitas beruapa stand-stand yang memungkinkan untuk memudahkan dalam memasarkan produk ini kami akan menitipkan produk ini di kantin-kantin sekitar kampus dan warung makan. Kami juga menawarkan produk ini kepada konsumen – konsumen yang ditemui oleh kami selaku pelaku usaha dimanapun berada. Produk ini juga akan dipublikasikan lewat HP, dan menggunakan pamflet bahwa kami menrima pesanan, penyebaran brosur ke masyarakat luas, dan informasi akan meluas dari mulut kemulut.

 

1.5.  Kerja sama dengan Mitra

Kerja sama dimaksudkan untuk membuat dan memasarkan produk kami untuk menjadi khas purworejo dalam skala lebih besar.

 

1.6.  Pemasaran

Pemasaran dilakukan dengan cara didistribusikan pada koperasi dan kios atau toko-toko, hotel, dan menjual saat event seperti cfd dan acara yang lain serta melalui sosial media.

 

 

 

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

 

1.1.  Biaya Kegiatan

      

No

                              Jenis Pengeluaran

Biaya (Rp)

 1

Peralatan penunjang (Baskom besar, panci email, tabung gas, kompor gas, cup plastik, talenan, pisau, etalase penjualan, keranjang, pengaduk plastik, spatula alumunium, cup)

                             1.824.000

 2

Bahan habis pakai (Daun pohon pisang, vanili, misis, susu, garam, gula pasir, gas LPG)

                              1.301.000

 3

Perjalanan (membeli peralatan dan bahan, sosialisasi dan promosi, kerjasama dengan mitra, distribusi produk)

                              1.504.000

 4

Administrasi pengurusan izin dagang, pulsa internet (5 Bulan), cetak banner dan brosur, pelaporan (pembuatan proposal dan penggandaan, biaya tak terduga.

                               1.060.000

                                             

JUMLAH

                5.689.000

 

1.2.  Jadwal Kegiatan

No

Jenis Kegiatan

Bulan

1

2

3

4

5

1

Persiapan

 

 

 

 

 

2

Pembelian Bahan Baku

 

 

 

 

 

3

Pengadaan peralatan

 

 

 

 

 

4

Pembuatan agar-agar daupisker dari tanaman daun pohon pisang

 

 

 

 

 

5

Pengemasan produk

 

 

 

 

 

6

Sosialisasi dan Promosi

 

 

 

 

 

7

Kerja sama dengan Mitra

 

 

 

 

 

8

Pemasaran

 

 

 

 

 

9

Penyusunan Laporan

 

 

 

 

 

  

Komentar